PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR HIJAU PADA PUSAT PELATIHAN OLAHRAGA PENYANDANG DISABILITAS DI SURAKARTA

Ufia Salaswari, Widi Suroto, Maya Andria Nirawati

Abstract


Penyandang disabilitas memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pelatihan dan pembinaan olahraga. Pusat Pelatihan Olahraga penyandang Disabilitas merupakan wadah seluruh kegiatan baik kegiatan
utama dan kegiatan penunjang dalam rangka pelatihan olahraga penyandang disabilitas di Surakarta. Sebagai sebuah banguan gedung, objek rancang bangun memiliki permasalahan kebutuhan energi dan menghasilkan emisi CO2 yang tinggi. Penyelesaaian permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan konsep bangunan gedung dengan pendekatan prinsip arsitektur hijau yang meliputi respect for site, respect for users, working with climate, conserving energy, minimizing new resources, dan holism. Arsitektur hijau merupakan sebuah proses pendekatan perencanaan dan perancangan yang berorientasi lingkungan. Metode penelitian yang digunakan meliputi perumusan masalah, pengumpulan data, analisis, dan sintesis. Hasil analisis yang didapat
pada objek rancang bangun berupa penerapan prinsip arsitektur hijau pada tapak, peruangan, bentuk bangunan, tampilan bangunan, serta struktur dan utilitas. Penerapan prinsip arsitektur hijau pada objek
rancang bangun antara lain mempertahankan kondisi tapak dengan memaksimalkan ruang terbuka hijau; desain bangunan yang menghasilkan banyak bukaan untuk pencahayaan alami dan sirkulasi udara; menggunakan tumbuhan dan air sebagai pengatur iklim; memaksimalkan pengolahan air kotor, air bekas, air hujan agar dapat digunakan kembali; serta penggunaan panel photovoltaic yang dapat menghasilkan energy listrik.


Full Text:

PDF

References


Baurer, Michael., 2010. Green Building: Guidebook for Sustainable Architecture. Stuttgart: Spinger

Chen, R. (1992). Green Architecture. Architectural Science Review (Vol. 35). https://doi.org/10.1080/00038628.1992.9696711

Edward, T.W., 1983. Site Analysis: Diagramming Information for Architectural Design. USA: Architectural Media

Galo, C., 1988Architecture: Comfort and Energy. UK: Elsevier Science

GBCI. (2014). Perangkat Penilaian GREENSHIP untuk Bangunan Baru. Diambil 20 September 2019, dari http://www.gbcindonesia.org/greenship/rating-tools/summary

Gevorkian. Peter., 2008. Solar Power in Building Design: The Engineer’s Complete Design Resource. USA: The McGraw-Hill Companies

Karyono, T.H., 2010. Green Architecture: Pengantar Pemahaman Arsitektur Hijau Di Indonesia. Rajawali Pers

Maczulak, Anne., 2010. Environmental Engineering. Designing a Sustainable Future. New York: Facts On File Inc

Putri, Arieka F.K. (2019). Konservasi Energi dan Air pada Fasilitas Olahraga Indoor dengan Pendekatan Arsitektur Hijau di Kota Depok Jawa Barat. Jurnal Senthong, Vol.2, No 1, 776-1725-1-PB, 78.

Utsman, Muhammad R. (2019). Penerapan Prinsip Arsitektur Hijau pada Bangunan Kantor Sewa di Surakarta. Jurnal Senthong, Vol.2, No 1, 956-2091-1-PB, 418.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.