PENERAPAN ARSITEKTUR GENDER PADA POSTPARTUM CARE CENTER DI TANGERANG SELATAN

Diva Sarah Radiya, Mohamad Muqoffa, Fauzan Ali Ikhsan

Abstract


Peristiwa melahirkan merupakan salah satu pengalaman terpenting bagi seorang ibu, terutama masa setelah melahirkan yang disebut sebagai periode postpartum atau masa nifas. Namun, periode krusial ini seringkali kurang mendapatkan perhatian sehingga ibu tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Berkaitan dengan proses pemulihan dan dukungan untuk adaptasi fisik, psikologis, dan sosial pasca melahirkan, dibutuhkan suatu fasilitas yang dapat mengakomodasi kebutuhan sang ibu. Arsitektur dapat menjawab tantangan tersebut melalui objek postpartum care center. Postpartum care center mementingkan aspek kebutuhan ibu pasca melahirkan dan bayinya untuk mendapatkan dukungan dari keluarga, waktu istirahat dan aktivitas yang dibatasi, pola makan yang teratur, kebersihan, dan perawatan bayi dan menyusui. Keseluruhan konsep desain mempertimbangkan karakteristik seorang ibu sebagai perempuan melalui penerapan prinsip arsitektur gender. Gender merupakan perbedaan karakteristik laki-laki dan perempuan yang terbentuk secara sosial, budaya, dan sejarah yang berubah dari waktu ke waktu di beragam tempat. Arsitektur gender dapat berperan dalam menciptakan spasial yang mempertimbangkan karakteristik seorang ibu untuk mendukung
proses pemulihan dan adaptasi pasca melahirkan. Metode perencanaan dan perancangan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui pengidentifikasian permasalahan, pengumpulan data, analisis, dan
perumusan konsep. Hasil dari konsep adalah desain postpartum care center yang menerapkan prinsip arsitektur gender-feminin pada keseluruhan tampilan peruangan dan bangunannya di Tangerang Selatan.


Full Text:

PDF

References


Battawi, J. A. A.-, & Hafiz, S. K. (2017). Evaluation of Postnatal Mother’s Satisfaction with Nursing Care In El-Shatby Maternity University Hospital. 6(6), 69–80. https://doi.org/10.9790/1959-0606026980

Dennis, C. L., Fung, K., Grigoriadis, S., Robinson, G. E., Romans, S., & Ross, L. (2007). Traditional postpartum practices and rituals: A qualitative systematic review. Women’s Health, 3(4), 487–

https://doi.org/10.2217/17455057.3.4.487

Hye, H. K., & Woon, L. N. (2001). The Study on the Space Organization and Programming of Postpartum Care Center. Korea Institute of Healthcare Architecture Journal, 7(2).

Ismail, R. J., Hardiana, A., & Farkhan, A. (2021). Penerapan Desain Biofilik pada Perancangan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak di Kabupaten Bandung. Senthong: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur,

(1), 11–22. https://jurnal.ft.uns.ac.id/index.php/senthong/index

Nasir, N. M., Amran, Y., & Nakamura, Y. (2017). Changing knowledge and practices of mothers on newborn care through mother class: An intervention study in Indonesia. Journal of Tropical Pediatrics, 63(6), 440–446. https://doi.org/10.1093/tropej/fmx010

Niculae, R. L. (2014). Gender Analogies in Architecture. Journal of Research in Gender Studies, 4(1), 474–490. https://www.ceeol.com/search/article-detail?id=221742

Rendell, J., Penner, B., & Borden, I. (2003). Gender Space

Architecture: An Interdisciplinary Introduction. In Routledge (Vol. 1, Issue 69).

Sbldinkes, N. I., Yth, K., & Alat, K. D. (2021). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Tangerang Selatan (Issue 62).

Wahyuni, E. D. (2018). Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. In Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (1st ed.). http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wpcontent/

uploads/2018/09/Asuhan-Kebidanan-Nifas-dan-Menyusui_SC.pdf

World Health Organization. (2010). WHO Technical Consultation on Postpartum and Postnatal Care. In World Health Organization. https://apps.who.int/iris/handle/10665/70432


Refbacks

  • There are currently no refbacks.