KONSEP ARSITEKTUR LANSKAP BIOFILIK PADA PENGEMBANGAN KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA DI WATES, KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Tri Yuni Iswati, Bambang Triratma, Yosafat Winarto, Dyah S. Pradnya Paramita, Ana Hardiana, Maya Andria Nirawati

Abstract


       Pemanasan global sudah terjadi nyata di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Sektor arsitektur dan bangunan menjadi penyumbang terbesar penyebab peningkatan pemanasan global dunia. Bangunan baik bangunan komersial, residensial, pendidikan, industri dan lain sebagainya membutuhkan pasokan energi yang sangat besar. Energi listrik di Indonesia, didominasi dari sumber energi dari pembangkit energi dengan bahan bakar fosil. Gedung Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Wates Kulonprogo merupakan kantor pelayanan publik yang baru. Bangunan telah digunakan sejak tahun 2020 namun lanskap belum direncanakan.

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah konsep desain taman Kantor Pajak Wates yang mampu mereduksi pemanasan global pada lingkungan mikro. Konsep menyangkut aspek ekologis, estetis, aktivitas dan kesehatan. Metode yang digunakan adalah dengan metode analisis perencanaan terpadu yang mempertemukan aspek tuntutan dan kebutuhan pelaku aktivitas dalam site/bangunan, eksisting site berkaitan dengan ruang taman yang tersedia. Kajian yang dilakukan dari data diolah dengan teori dan filosofi biofilik, hingga menghasilkan sebuah konsep arsitektur biofilik terpadu antara arsitektur dan lanskap.

Hasil penelitian adalah konsep arsitektur - taman biofilik yang terdiri dari dua bagian. Pertama, taman utama di bagian depan bangunan berfungsi sebagai taman frontal untuk estetika visual, area upacara dan olah raga dan parkir kendaraan dengan komposisi vegetasi rendah, sedang dan tinggi. Kedua, taman parsial di beberapa titik site berfungsi sebagai usur estetis dan relaksasi bagi pelaku aktivitas dalam dan luar ruang. Catatan penting berkaitan dengan hasil kegiatan pengabdian adalah adanya kemungkinan terhadap kompromi terhadap disain pada saat aplikasi pelaksanaan karena pertimbangan situasional. 

 

Kata kunci: Biofilik, Arsitektur Lanskap Kantor, Pemanasan Global, Ekologis


Full Text:

PDF

References


Dewobroto, Wiryanto. 2012, Revitalisasi Kayu Sebagai Bahan Material Konstruksi Melalui Riset Dan Pengajaran – Studi Kasus di Jurusan Teknik Sipil UPH, Seminar Nasional Desain Teknik Perencanaan.

Kellert, Stephen R., & Calabrese, Elizabeth F. (2015). The Practice of Biophilic Design. Retrieved from www.biophilic-design.com

Suranto, Yustinus.2011, Kayu_Konservasi Cagar Budaya Berbahan Kayu dengan Bahan Tradisional, Balai Konservasi Peninggalan Borobudur.

Pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor KPP Pratama Wates Rahap II, tahun anggaran 2017, As Built Drawing, Japayasaprima Konstruksindo.

Hakim, R., 2014, Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap, Prinsip-

unsur dan Aplikasi Design, Bumi Aksara, Jakarta.

Tjia, Benny O, 2013, Taman Tropis Berbunga, Gaya Favorit Press, Jakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.