PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR PADA PERANCANGAN EKSTERIOR PUSAT SENI RUPA DI KOTA SURAKARTA

Tahani Rizky Imtinan, Tri Joko Daryanto, Musyawaroh Musyawaroh

Abstract


Artikel ini membahas tentang penerapan arsitektur neo vernakular pada perancangan eksterior pusat seni rupa di Kota Surakarta. Pusat seni rupa merupakan bangunan yang mewadahi berbagai kegiatan kesenian rupa yang menciptakan interaksi antara seniman dan penikmat seni, meliputi kegiatan pameran seni, produksi, pemeliharaan, pelatihan, dan penyediaan sumber literatur seni untuk edukasi masyarakat. Perancangan eksterior pada bangunan pusat seni rupa memiliki peran penting, yaitu sebagai cerminan fungsi bangunan, medium ekspresi seni, serta daya tarik visual dan estetika. Pendekatan arsitektur neo vernakular yang mencakup empat prinsip, yaitu hubungan landscape, hubungan langsung, hubungan kontemporer, serta hubungan abstrak digunakan untuk mempertahankan nilai lokal dan budaya dari Kota Surakarta yang masih sangat kental. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif meliputi pengumpulan data melalui studi literatur, studi preseden mengenai perancangan eksterior pusat seni rupa dan arsitektur neo vernakular, serta studi lokasi perancangan. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dan sintesis untuk memperoleh kriteria desain serta penerapan prinsip arsitektur neo vernakular pada perancangan eksterior, yaitu orientasi dan pola tata massa, bentuk massa dan atap, serta tampilan eksterior. Hasil penelitian ini berupa penerapan prinsip arsitektur neo vernakular pada rancangan eksterior meliputi orientasi berdasarkan sumbu utara-selatan, pola tata massa terpusat dengan tatanan hasil adopsi bangunan tradisional Jawa, bentuk massa jamak dengan bentuk dasar persegi dan persegi Panjang, bentuk atap tradisional joglo dan atap hasil modifikasi, serta tampilan eksterior yang menerapkan material alami dan buatan, warna nuansa coklat, dan vegetasi pada landscape.

Full Text:

PDF

References


Cahyani, R., Wulandari, L. D., & Antariksa. (2015). Pengaruh Arsitektur Tradisional Jawa dalam Hunian

Kolonial di Kampung Bubutan Surabaya. Jurnal RUAS Volume 13 No 1, 57.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. (n.d.). Arsitektur Tradisional. Jakarta: Departemen

Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. (2021). Buku Statistik Pariwisata

Jawa Tengah dalam Angka 2021. Semarang: Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata

Provinsi Jawa Tengah.

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Surakarta. (2022, Oktober 4). Retrieved

from Pemerintah Kota Surakarta: https://surakarta.go.id/?p=26813

Djono, Utomo, T. P., & Subiyantoro, S. (2012, Oktober). Nilai Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa.

Humaniora Vol.24 No.3, 274.

Hananto, R. A., Suastika, M., & Pramesti, L. (2021). Penerapan Arsitektur Neo-Vernakular pada Sentra

Industri Gamelan Desa Wirun sebagai Destinasi Wisata Budaya di Kabupaten Sukoharjo.

Senthong: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur, 374.

Kemenparekraf / Baparekraf RI. (2020, September 10). Ragam Ekonomi Kreatif. Retrieved from

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Wisata Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Republik Indonesia: https://www.kemenparekraf.go.id/ragam-ekonomi-kreatif/PameranSeni-Rupa-Paling-Hits-di-Indonesia

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2023). Seni Rupa. Retrieved from Kementerian

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif:

https://kemenparekraf.go.id/layanan/Subsektor-Ekonomi-Kreatif/Seni-Rupa

Laksito, B. (2014). Metode Perencanaan dan Perancangan Arsitektur. Jakarta: Griya Kreasi.

Moniaga, C., & Gunawan, A. (2019). Rumah Joglo Sebagai Identitas Visual Konsep Bangunan Kuliner

Kontemporer. Tutur Rupa: Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Media Baru, 19.

Pemerintah Kota Surakarta. (2018, Januari 11). Kunjungan Wisatawan di Surakarta. Retrieved from

Pemerintah Kota Surakarta: https://surakarta.go.id/?p=8876

Purwanto, L., Hermawan, & Sanjaya, R. (2006). Pengaruh Bentuk Atap Bangunan Tradisional di Jawa

Tengah untuk Peningkatan Kenyamanan Termal Bangunan. Dimensi Teknik Arsitektur Vol.34

No.2, 154.

Rajpu, Y., & Tiwari, S. (2020). Neo-Vernacular Architecture: A Paradigm Shift. PalArch's Journal of

Archaeology of Egypt / Egyptology, 7359.

Salain, N. R. (2017). Paham Arsitektur Neo Vernakular di Era Post Modern. Bali: Universitas Udayana.

Tobramangguna, & Saidi, A. W. (2020). Unsur-unsur Neo-Vernakular pada Masjid Agung Nurul Huda,

Sumbawa Besar. Gradien Vol.12 No.2, 73.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.