BELAJAR ARSITEKTUR DARI DESA STUDI KASUS: DESA SUMBERDODOL, MAGETAN

Hardiyati Hardiyati, Titis Srimuda Pitana, Pratiwi Anjar Sari, Kusumaningdyah Nurul Handayani, Maya Andria Nirawati, Fauzan Ali Ikhsan, Anita Dianingrum, Mohamad Muqoffa

Abstract


Merancang arsitektur adalah praktik epistemologi yang unik, cara pengetahuan yang khas yang muncul dari proses konseptual yang kompleks. Arsitek tidak hanya memecahkan masalah teknis dan menciptakan objek estetika, tetapi juga memfasilitasi proses di mana visi sebuah bangunan memperoleh makna simbolik atau budaya tertentu. Kebudayaan merupakan aspek kehidupan sosial yang tidak bisa dihindari dan mempunyai dampak yang besar terhadap kehidupan  lingkungan binaan. Sebagai bagian dari studi pedesaan, Perguruan tinggi mulai mengeksplorasi dan mendokumentasikan desa dan juga menganalisis relevansi sosial dari bentuk yang dibangun untuk memahami kualitas spasial. Desa secara keseluruhan membentuk unit sosial yang menjadi sumber kehidupan “komunitas”. Mereka telah berevolusi dengan atau keluar dari simbol-simbol tertentu, baik yang berwujud maupun tidak berwujud, yang mana mewakili kepentingan sosial sekaligus utilitarian berbagai kelompok sosial yang membentuk desa dan masyarakat. Berbagai kriteria yang mengatur tata ruang dan tata ruang perencanaan pemukiman, seperti kasta dan tatanan ritual, aktivitas kepercayaan dan keagamaan, aktivitas sosial ekonomi dan pembangunan lingkungan. Dalam studi ini dipilih Desa Sumberdodol Kabupaten Magetan sebagai area yang dipilih untuk pembelajaran mahasiswa Metoda yang digunakan dalam penelitian  ini  menggunakan    studi  kasus. Data dikumpulkan dengan  melakukan observasi  lapangan,  dokumentasi, dan wawancara  mendalam. Temuan penelitian ini adalah mahasiswa mampu merumuskan masterplan pada kawasan desa Sumberdodol dan dilanjutkan usulan-usulan desain yang ditawarkan pada masyarakat perdesaan dan mahasiswa memahami kebutuhan masyarakat desa, memperluas wawasan desain, meningkatkan keterampilan kolaborasi, mengembangkan keterampilan komunikasi, mendukung pembangunan berkelanjutan.

 

Kata kunci: Pedesaan, Alam, Masyarakat.


Full Text:

PDF

References


Dr. Adon Nasrullah Jamaludin, M. (2015). SOSIOLOGI PERDESAAN. Bandung : CV Pustaka Setia.

Laksito, B. (2014). Metode Perencanaan dan Perancangan Arsitektur. Jakarta: Griya Kreasi.

Robinson, A. P. (2001). The Discipline of. America: University of Minnesota Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.