PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR SIMBIOSIS PADA RUMAH PRODUKSI JAMU BERSAMA DI SENTRA INDUSTRI JAMU NGUTER SUKOHARJO

Ruhulhaq Albarqi, Kusumaningdyah Nurul Handayani, Ana Hardiana

Abstract


Industri jamu rumahan atau Home-Based Enterprises (HBE) merupakan usaha produksi jamu rumah
tangga. Sebagian besar industri di Sentra Industri Jamu Nguter adalah industri jamu rumahan dengan
organisasi ruang yang kurang maksimal. Kondisi ekonomi menengah ke bawah membuat performa bangunan
tidak cukup baik di mana produsen memanfaatkan rumahnya juga untuk tempat produksi jamu. Terdapat
beberapa permasalahan arsitektur diantaranya : zonasi ruang, sirkulasi ruang, dan tampilan bangunan.
Strategi yang dilakukan adalah merancang rumah produksi bersama yang mewadahi kegiatan bersama bagi
industri jamu rumahan yang kesulitan mewadahi ruang secara mandiri. Pendekatan perancangan menerapkan
prinsip arsitektur simbiosis yakni mencari nilai intisari antara dua budaya yang berbeda dan mengolahnya
dengan menciptakan ruang penengah. Dualisme budaya antara rumah tinggal dengan rumah produksi
membuat simbiosis memiliki konsep dualisme yakni zona suci dan zona perantara yang kemudian akan
menjadi penyelesaian desain. Arsitektur simbiosis digunakan karena mensimbiosiskan dua budaya tersebut
sehingga saling menunjang. Tahapan metoda penelitian yakni pengumpulan data berdasarkan observasi,
pemetaan, wawancara, penilaian EPH, fiksasi kebutuhan ruang, kemudian tindakan aplikatif prinsip zona suci
dan zona perantara serta programatik arsitektur. Dari analisis tersebut diperoleh zonasi ruang yakni zona
penyiapan, produksi, penyimpanan serta servis, sirkulasi ruang produksi bagi karyawan, pengunjung dan
kendaraan distribusi serta tampilan bangunan sesuai dengan karakter jamu.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.