KONSEP PROMOTIF, PREVENTIF, KURATIF, DAN REHABILITATIF PADA RUMAH SAKIT KHUSUS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH DI KABUPATEN SLEMAN
Keywords:
Rumah Sakit, Penyakit Jantung, Pembuluh DarahAbstract
Penyakit jantung dan pembuluh darah menjadi penyumbang kematian tertinggi di dunia maupun di Indonesia saat ini. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menduduki peringkat pertama dengan tingkat prevalensi penyakit jantung tertinggi di Indonesia. Tingginya tingkat prevalensi penyakit jantung tidak sebanding dengan ketersedian rumah sakit khusus jantung dan pembuluh darah di DIY yang belum tersedia dalam 5 tahun terakhir. Upaya pemerataan akses pelayanan kesehatan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merupakan wujud komitmen pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada bidang kesehatan jantung dan pembuluh darah sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu melakukan perjalanan jauh ke luar negeri untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan tepat. Tujuan penelitian sebagai kajian perencanaan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit khusus jantung dan pembuluh darah di Kabupaten Sleman yang dapat menjadi solusi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dengan menghadirkan konsep promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif dalam sebuah rumah sakit yang dapat berperan penting dalam mengurangi angka penderita penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang terdiri dari tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis data, dan penyusunan konsep desain rumah sakit khusus jantung dan pembuluh darah. Hasil penelitian akan berisi konsep promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif pada rumah sakit khusus jantung dan pembuluh darah di Kabupaten Sleman yang disusun dalam sebuah konsep pengolahan tapak, penataan ruang, desain bentuk dan tampilan, serta sistem struktur dan utilitas yang sesuai dengan prinsip dan pedoman teknis bangunan rumah sakit.
References
Humas.fku. (2023, Maret 30). Fenomena Berobat ke Luar Negeri Masyarakat Indonesia. Diakses dari fkkmk.ugm.ac.id: https://fkkmk.ugm.ac.id/fenomena-berobat-ke-luar-negeri-masyarakat- indonesia/
Meman, R. B., & dkk. (2021). PELAKSANAAN PELAYANAN KESEHATAN PESERTA BPJS PENERIMA BANTUAN IURAN DI PUSKESMAS MAMAJANG. Jurnal Promotif Preventif, 4(1), 29-38.
Mu’ah, & Masram. (2014). Loyalitas Pelanggan Tinjauan Aspek Kualitas Pelayanan dan Biaya Peralihan.
Sidoarjo: Zifatama Publisher.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI). (2023). Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian RI tahun 2023.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan Dekonsentrasi Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2024.
World Health Organization (WHO). (2021,Juni 11). Cardiovascular disease (CVDs). Diakses dari who.int: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)