IMPLEMENTASI ARSITEKTUR ECO-TOURISM PADA DESAIN TERMINAL BANDARA DI PACITAN
Keywords:
ekowisata, arsitektur, terminal bandara, desain berkelanjutanAbstract
Arsitektur ekowisata adalah pendekatan desain yang mengintegrasikan praktik berkelanjutan dengan peningkatan lingkungan alam, yang bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara aktivitas manusia dan alam. Penerapan arsitektur ekowisata di terminal bandara menawarkan kesempatan untuk memperkenalkan prinsip-prinsip desain berkelanjutan sekaligus meningkatkan pengalaman penumpang. Tantangannya terletak pada identifikasi komponen-komponen utama arsitektur ekowisata yang sesuai dengan konteks dan lingkungan Pacitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi penerapan arsitektur ekowisata dalam desain terminal bandara Pacitan. Metode yang digunakan adalah dengan menganalisis kondisi lingkungan setempat, elemen budaya, dan prinsip-prinsip desain berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan material ramah lingkungan, teknologi hemat energi, dan desain yang mencerminkan keindahan alam Pacitan, penelitian ini berusaha untuk memberikan kriteria desain yang mempromosikan kesadaran lingkungan, koneksi budaya, dan kenyamanan pengguna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggabungkan atap hijau, ventilasi alami, material lokal, dan narasi ekowisata ke dalam desain terminal bandara dapat menciptakan ruang yang berkelanjutan dan relevan secara budaya bagi para pelancong.
References
Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan. (2023). Pacitan Dalam Angka. Pacitan: Badan Pusat Statistik.
Ditjen Perlindungan dan Konservasi Alam. (2000). Karakteristik dasar dalam usaha kegiatan ekowisata. Jakarta: Departemen Kehutanan.
Fennell, D. A. (2020). Eco-Tourism: Principles, Practices & Policies. London: Routledge.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2022). Menparekraf Dorong Pengembangan Wisata Bahari dan Wisata Tepi Sungai di Desa Sendang Pacitan. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2015). Gunung Sewu Ditetapkan UNESCO sebagai Geopark Internasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Nugraha, A., & Ashadi, A. (2020). Eco-Tourism; Sustainable Design Principles for Tourism Destination. Journal of Green Building.
Page, S., & Ross, K. (2002). Ecotourism. London: Licensing Agency Ltd.