PENERAPAN ARSITEKTUR ORGANIK BUILDING AS NATURE PADA DESAIN GEOPARK BAYAT DI KLATEN JAWA TENGAH

Dewanti Hari Wening Nurzamni, Samsudi Samsudi, Made Suastika

Abstract


Bayat mempunyai keragaman geologi yang unik, yaitu memiliki situs batuan-batuan yang berumur pre-tersier. Selain potensi keragaman geologinya, Bayat mempunyai keragaman biodiversity dan culturaldiversity dengan bentang alam dan budaya tradisionalnya. Dengan mempunyai keanekaragaman geologi (geodiversity), hayati (biodiversity) dan budaya (culturaldiversity) menjadikan Bayat berpotensi untuk dijadikan sebagai lokasi sebuah Geopark. Pendekatan arsitektur organik dipakai sebagai strategi desain Geopark Bayat, yaitu dengan menggabungkan prinsip-prinsip Frank Lloyd Wright dan David Pearson: building and site, continous present, form follow flow, of the people, of the material, youthful and unexpected, living music, dan mechanical system and furnishings. Konsep arsitektur tersebut diterapkan dalam proses desain Geopark Bayat yang meliputi analisis bentuk, tampilan, dan struktur bangunan yang juga mempertimbangkan pelestarian vegetasi, pelestarian situs geologi, dan penggunaan material yang alami. Dengan pendekatan arsitektur organik tersebut, desain Geopark Bayat dapat lebih menghargai alam, menyatu dengan alam, dan harmonis dengan lingkungannya.


Full Text:

PDF

References


Kurniawan, C. (2019, April 25). Unik dan Langka, Geologi Bayat Klaten Diteliti Lebih dari

000 Mahasiswa dalam Setahun. Retrieved from Solopos.com:

https://soloraya.solopos.com/read/20180218/493/895636/unik-dan-langka-geologi- bayat-klaten-diteliti-lebih-dari-1-000-mahasiswa-dalam-setahun#

Laksito, B. (2014). Metode Perencanaan & Perancangan Arsitektur. Jakarta : Griya Kreasi (Penebar Swadaya Grup).

Oki Oktariadi. (2014). Geopark dan Tata Ruang. Badan Geologi. Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral.

Pearson, M. J. (1991, June). The Nature Of Organic. Thesis Submitted To The Faculty Of The Graduate School Of The University Of Minnesota. Minnesota: The University Of Minnesota.

Rasikha, T. N. (2009). Arsitektur Organik Kontemporer. Skripsi. Depok: Fakultas Teknik Departemen Arsitektur Universitas Indonesia.

Sidi, H. D. (2000). Outline of the Geology of Indonesia. Indonesian Geologists Association publication.

UNESCO. (2010). Guidelines and Criteria for National Geoparks Seeking Unesco’s Assistance to Join The Global Geopark Network (GGN). Paris: Global Geopark Network.

Zurnida, C. S. (2019). Penerapan Arsitektur Organik Pada Resort Hotel Di Kawasan Wisata Lembah Anai Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat . Senthong, 373.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.